Lompat ke konten
Logo, Favicon, Nama Situs & Navigasi Header

Logo, Favicon, Nama Situs & Navigasi Header

Semua yang ada di halaman ini dilakukan dari wp-admin — jangan mengedit berkas tema, supaya perubahanmu tidak hilang saat tema diperbarui. Tema ini tidak punya panel Customizer tambahan; semuanya memakai layar bawaan WordPress.

Di mana mengganti apa

Yang digantiLokasi di wp-adminYang dilakukan tema
Nama situsSettings → General → Site TitleDitampilkan sebagai tautan teks di dalam .site-branding (hanya saat belum ada logo) dan dipakai dukungan title-tag tema untuk <title>
TaglineSettings → General → TaglineDitampilkan di samping brand
LogoAppearance → Customize → Site Identity → LogoTema mendeklarasikan custom-logo dengan anjuran 96×96 (lebar/tinggi fleksibel). Setelah diisi, logo menggantikan brand teks
FaviconAppearance → Customize → Site Identity → Site IconYang mencetak tag ikonnya adalah WordPress core — tema tidak menambahkan markup favicon sendiri
Menu headerAppearance → Menus → pasang ke Primary MenuDirender oleh walker milik tema (chevron untuk induk + panel dropdown)
Menu footerAppearance → Menus → pasang ke Footer MenuLokasi menu kedua yang didaftarkan tema

1. Nama situs dan tagline

Ubah nilainya

Settings → General → Site Title dan Tagline → Save Changes.

Periksa dua tempat

Tab peramban (tema mendukung title-tag, jadi WordPress yang menyusun <title>) dan brand di kiri header.

Brand di header adalah tautan ke beranda (home_url( '/' )). Tanpa logo, ia berupa teks nama situs, dengan tagline di bawahnya bila diisi.

2. Logo

Buka Site Identity

Appearance → Customize → Site Identity.

Pilih logo

Select logo → unggah atau pilih dari pustaka media → Publish. Area logo yang dideklarasikan adalah 96×96 dengan lebar/tinggi fleksibel, jadi logo berbentuk persegi sekitar ukuran itu paling pas; logo sangat lebar juga bisa tetapi diperkecil.

Opsional: lewati pemotongan

Kalau muncul layar crop, pilih Skip Cropping.

Begitu logo diisi, tema menampilkan gambar, bukan teks nama situs (has_custom_logo() diutamakan). Ingin kembali ke brand teks? Buka Site Identity lagi dan Remove logo-nya.

3. Favicon (site icon)

Buka Site Identity

Appearance → Customize → Site Identity → Site Icon.

Unggah gambar persegi

WordPress mensyaratkan minimal 512×512 px; ukuran kecil lain (termasuk ikon sentuh 180×180) dibuat sendiri oleh WordPress, jadi cukup satu PNG 512×512.

Publish

Publish, lalu muat ulang situs.

Favicon di-cache sangat agresif oleh peramban dan CDN. Kalau ikon lama masih muncul: muat ulang paksa (Ctrl/Cmd+Shift+R), coba jendela privat, dan — bila situs di belakang Cloudflare — purge cache domainnya atau tunggu cache tepi kadaluarsa.

4. Navigasi header (menu utama)

Buat menu

Appearance → Menus → beri nama (mis. Header) → Create Menu.

Tambahkan item

Tambahkan dari kolom kiri — Custom Links (URL + label bebas), Pages, Categories, Posts — lalu klik Add to Menu.

Atur urutan & sarang

Geser item untuk mengurutkan. Jatuhkan item agak ke kanan di bawah item lain untuk menjadikannya submenu (dropdown). Satu tingkat sarang paling sesuai dengan desainnya.

Pasang lokasinya

Di bagian Menu Settings, centang Primary Menu — itulah menu header. Centang juga Footer Menu bila tautan yang sama ingin muncul di footer.

Simpan

Save Menu, lalu muat ulang situs.

Lokasi Primary Menu yang kosong bukan berarti navbar kosong. Tema memakai menu cadangan bawaan: “Home” plus sampai 5 kategori dengan jumlah entri terbanyak (kategori bawaan Uncategorized dikecualikan). Batasnya konstanta BLOGTAIL_GENERAL_DEFAULT_NAV_ITEMS = 5 di inc/template-tags-nav.php.

Tautan itu dibuat oleh tema dan tidak bisa diedit di wp-admin — pasang menu milikmu ke lokasi Primary Menu untuk mengambil kendalinya.

Perilaku header (terverifikasi di header.php tema)

PerilakuRincian
Tata letakSatu baris putih: brand · navigasi · search + Subscribe
BreakpointDi bawah 1280px (xl), navigasi, ikon pencarian, dan tombol Subscribe pindah ke panel burger (#menu-toggle); baris tetap menampilkan brand + burger
SubmenuItem induk mendapat chevron; di layar besar terbuka sebagai panel dropdown, di layar kecil diperluas oleh tombolnya sendiri
Markup menuDirender oleh Nav_Walker milik tema (menambahkan class seperti blogtail-submenu), jadi hindari menata ulang daftar menu kalau tidak perlu

Tombol Subscribe (juga bagian dari header)

Tema menentukan URL-nya sendiri, dengan urutan:

  1. Bila ada halaman berslug subscribe → tombol mengarah ke halaman itu.
  2. Bila tidak ada → tombol mengarah ke feed RSS situs.

Untuk mengarahkannya tanpa kode, cukup buat (atau hapus) halaman tersebut. Pengembang bisa menimpanya lewat filter blogtail_general_subscribe_url.

Verifikasi perubahan

PemeriksaanHarapan
Tab perambanJudul situs baru (dukungan title-tag menyusun <title>)
Brand di headerGambar logo, atau teks nama situs bila belum ada logo
FaviconIkon baru di tab/bookmark setelah muat ulang paksa
Menu headerItem menumu, sesuai urutan, dengan dropdown di tempat kamu menyarangkannya
Jendela sempit (< 1280px)Menu, pencarian, dan Subscribe masuk ke burger; brand + burger tetap terlihat

Kalau bermasalah

GejalaSebab / solusi
Masih muncul Home + kategori yang tidak pernah kamu tambahkanBelum ada menu yang dipasang ke lokasi Primary Menu — pasang menumu
Perubahan menu tidak munculLokasi yang benar sudah dicentang? Menu sudah disimpan? Lalu muat ulang paksa (dan purge cache Cloudflare bila situs di belakangnya)
Logo tidak berubahLogo mungkin terhapus lagi, atau peramban/CDN masih memegang aset lama → muat ulang paksa / purge
Favicon masih yang lamaCache peramban dan CDN — coba jendela privat, lalu purge
Judul situs tidak berubah di tabPlugin SEO (Yoast, Rank Math, …) bisa menimpa judul; periksa setelannya
Navigasi masuk ke burger di desktopLebar jendela kurang dari 1280px — header tema beralih di bawah xl

Catatan & celah

  • Tema tidak mendaftarkan setelan Customizer tambahan (tidak ada panel opsi header); nama situs, logo, site icon, dan menu semuanya layar bawaan WordPress.
  • Belum didokumentasikan: apakah situs ini sudah punya logo/site icon, dan ke mana tombol Subscribe seharusnya mengarah (halaman subscribe, atau feed RSS).